hukum pakai jilbab

•Desember 26, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Mengapa kebanyakkan penghuni neraka adalah wanita ?

Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid, dia berkata : Rasulullah Shallallahualaihi wa salam bersabda :

“Aku berdiri di pintu surga (ternyata) kebanyakkan orang yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang lemah, sedangkan orang-orang yang kemuliaan (yaitu : orang berharta, orang yang mempunyai kedudukan dan kebahagiaan materil) tertahan (dari masuk surga), tetapi penduduk neraka diperintahkan untuk masuk neraka. Aku berdiri di pintu neraka, ternyata kebanyakkan yang masuk ke dalamnya adalah para wanita  (Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim)

Dan dihadits lain pun diriwayatkan dari Imran bin Hushain radhiyAllahuanhu, dari Nabi Shallallahu alaihi wa salam, beliau bersabda :

Aku melihat-lihat ke dalam surga, Aku juga melihat-lihat ke dalam neraka, maka aku melihat kebanyakkan penghuninya adalah para wanita (Hadits shahih riwayat Bukhari dan diriwayatkan juga oleh Kutubbusittah)
Sungguh. Allah telah menampakkan kepada Nabi kita Shallallahu alaihi wasalam tentang Surga dan Neraka pada malam Isra Mi’raj, ketika itu beliau melihat-lihat kedalam surga, ternyata penghuninya adalah orang-orang yang fakir. Beliau juga melihat-lihat ke dalam neraka ternyata kebanyakkan penghuninya adalah para wanita. (sekarang yang kita tanyakan apakah para wanita yang telah dijelaskan oleh beliau pada masa beliau ?)

jawabnya :
Bukankah Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam telah bersabda :

Sebaik-baiknya masa adalah pada masaku, kemudian sesudahnya ( sahabat,
tabi’in, tabiut tabi’in ).Hadits cukup di kenal dikalangan para ahli ilmu tentang keshahihannya) Lalu siapakah yang disebutkan oleh beliau tentang para wanita. Wallahu A’lam

Kemudian apa kesalahan mereka ? apakah mereka tidak taat kepada Allah dan Rasul-Nya, ataukah mereka beryakinan bahwa agama itu harus memuaskan hawa nafsunya.

Atau mereka telah menganggap bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya dalam kehidupan dunia, kalolah benar, berarti benar apa yang dikatakan oleh Allah Ta’ala :

Katakanlah: Apakah (mau) Kami beritahu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia saja perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat usaha yang sebaik-baiknya. Mereka itulah orang-orang yang mengingkari (kufur) terhadap ayat-ayat Allah dan menemui-Nya, maka hapuslah amal pekerjaan mereka, dan Kami mengadakan suatu pertimbangan terhadap (amalan) mereka di hari kiamat.Demikianlah, balasan mereka ialah jahanam, disebabkan mereka kufur/ingkar dan karena mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan Rasul-rasul- Ku sebagai olok-olok.(Surat Al-Kahfi (18) ayat 103-106)

Ketahuilah, Wanita muslimah.

Atau apakah mereka telah mengadakan adanya pilihan lain untuk urusannya,padahal Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, tapi bagi mereka ada pilihan lain agar sesuai dengan hatinya atau ikut-ikutan dengan orang-orang disekitarnya.

Padahal Allah Ta’ala mengatakan dalam firman-Nya :

Dan tidaklah (patut) bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia telah tersesat, sesat yang nyata (Surat Al-Ahzab (33) ayat 36)

Dan firman-Nya :

Dan barangsaiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta (Surat Thaha (20) ayat 124)

Lalu kenapa mereka tidak ittiba kepada para wanita yang ada pada masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam yang beliau tetapkan bahwa pada masa beliaulah yang terbaik.

Bukankah pada masa sekarang ini semua telah mengikuti perbuatan al yahud dan an nashara, sehasta demi sehasta lalu sejengkal demi sejengkal.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa beliau bersabda :
Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya,yaitu kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi lalu mencambukkannya ke tubuh manusia. kemudian sekelompok wanita yang mengenakan pakaian namun layaknya telanjang. Condong dan berjalan melenggak-lenggok dan kepalanya bergoyang seperti punuk unta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga,bahkan tidak dapat mencium aromanya, padahal aroma surga dapat tercium dalam jarak perjalanan segini dan segitu (Hadits shahih riwayat Muslim dan lainnya)

Nabi Shallallahu alaihi wa salam telah melihat-lihat kejadian dunia yang akan datang dan berbagai peristiwa yang menakutkan, maka beliau mengetahui sesuatu yang dipakai oleh wanita, sehingga beliau menyebutkan hadits tersebut. Jadi kita tidak perlu heran dalam hal itu.

Berikut perkataan para ulama-ulama tentang hadits tersebut.

Al Hafizh Abu Al Khaththab berkata : Sabda beliau, Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya maksudnya adalah kelompok dari golongan segala hal.

Ibnu Faris di dalam kitab Al Mujmal mengatakan bahwa cambuk termasuk siksaan yang sesuai dan cambuk artinya mencampur suatu bagian dengan bagian yang lain.

Sabda beliau :
Sekelompok wanita yang mengenakan pakaian namun layak telanjang maksudnya dilihat dari segi baju mereka berpakaian, sedangkan dilihat dari segi agama mereka telanjang, karena mereka terbuka dan menampakkan lekuk-lekuk bentuk tubuh mereka dan sebagian kecantikannya.

sumber : milis assunah

profil pemain persik

•Oktober 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar
DANILO FERNANDO BUENO DE ALMEIDA

Tanggal Lahir
:
08-06-1979
Tinggi
:
178 cm
Berat
:
80 kg
Kewarganegaraan
:
Brazil
Posisi
:
Pemain Tengah
No. Punggung
:
88
RONALD DAIAN FAGUNDEZ OLIVERA

Tanggal Lahir
:
12-05-1979
Tinggi
:
180 cm
Berat
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Uruguay
Posisi
:
Pemain Tengah
No. Punggung
:
28
JEFRI DWI HADI

Tanggal Lahir
:
15-03-1981
Tinggi
:
173 cm
Berat
:
73 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Tengah
No. Punggung
:
8
MUHAMMAD YUSUF

Tanggal Lahir
:
22-06-1985
Tinggi
:
172 cm
Berat
:
65 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Tengah
No. Punggung
:
21
WAWAN WIDIANTORO

Tanggal Lahir
:
20-01-1977
Tinggi
:
-
Berat
:
-
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Defender
No. Punggung
:
32
M. ROBY

Tanggal Lahir
:
12-09-1985
Tinggi
:
179 cm
Berat
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
16
M. ARFAN

Tanggal Lahir
:
01-10-1985
Tinggi
:
182 cm
Berat
:
68 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
5
AGUS SUSANTO

Tanggal Lahir
:
10-03-1980
Tinggi
:
-
Berat
:
-
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
KUSNUL YULI KURNIAWAN

Tanggal Lahir
:

12-07-1978

Tinggi
:
171 cm
Berat
:
65 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
25

WAHYUDI

Tanggal Lahir
:
04-04-1976
Tinggi
:
172 cm
Berat
:
65 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Penjaga Gawang
No. Punggung
:
27
ACHMAD KURNIAWAN

Tanggal Lahir
:
31-10-79
Tinggi
:
175 cm
Berat
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Penjaga Gawang
No. Punggung
:
1
MARKUS HARIS MAULANA

Tanggal Lahir
:
14-03-81
Tinggi
:
184 cm
Berat
:
72 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Penjaga Gawang
No. Punggung
:
20
ARIS INDARTO

Tanggal Lahir
:
23-02-1978
Tinggi
:
176 cm
Berat
:
67 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
4
HAMKA

Tanggal Lahir
:
29-01-1984
Tinggi
:
181 cm
Berat
:
79 cm
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
23
SULIS BUDI PRASETYO

Tanggal Lahir
:
04-04-1982
Tinggi
:
170 cm
Berat
:
63 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
15
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Belakang
No. Punggung
:
18
MAHYADI PANGGABEAN

Tanggal Lahir
:
08-01-1982
Tinggi
:
-
Berat
:
-
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Tengah
No. Punggung
:
19
SAKTIAWAN SINAGA

Tanggal Lahir
:
19-02-1982
Tinggi
:
173 cm
Berat
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Depan
No. Punggung
:
26
JOHAN PRASETYO WIBOWO

Tanggal Lahir
:
07-06-1982
Tinggi
:
174 cm
Berat
:
70 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Depan
No. Punggung
:
9
ALFARO GONZALEZ CRISTIAN GERARD

Tanggal Lahir
:
30-08-1975
Tinggi
:
185 cm
Berat
:
78 kg
Kewarganegaraan
:
Uruguay
Posisi
:
Pemain Depan
No. Punggung
:
10
BUDI SUDARSONO

Tanggal Lahir
:
19-09-1979
Tinggi
:
174 cm
Berat
:
65 kg
Kewarganegaraan
:
Indonesia
Posisi
:
Pemain Depan
No. Punggung
:
13

kata2 mutiara ku

•Oktober 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sesungguhnya seseorang bisa disebut mandiri bukan lantaran ia sudah tidak lagi meminta, tapi lebih karena ia sudah bisa memberi harapan akan kembali diberi.

kepercayaan

•Oktober 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sesaat ku rasakan kebahagian yang dulu tidak pernah aku dapatkan

Perkataan indah yang terucap dari bibir mereka telah meringankan bebanku dan membuatku berharap lebih terhadap hari indah ku

Sejuta sayang telah ku curahkan kepada mereka

Pikiranku yang semula buruk terhadap mereka telah ku gantikan dengan kasih yang tulus

Perkataan indah mereka telah membuatku terhanyut dalam kebahagiaan yang selama ini ku cari dalam hidupku yang gelap

Telah ku anggap mereka bagian hidupku di saat itu

Sampai semuanya berubah….

Bukan suatu hal itu yang membuatku berfikir terbalik

Bukan karena itu yang membuat hancur hatiku

Tidak pernah terpikir olehku mereka akan melakukan hal tersebut kepadaku

Pertama kalinya dalam hidupku aku merasa sangat tersiksa

Tanpa tersadar curahan air mata telah membanjiri wajahku

Batinku terobek-robek mengingat semua yang dulu pernah mereka katakan padaku

Aku tidak punya hak untuk marah terhadap mereka..itu kebebasan mereka untuk menyakiti hati setiap orang..

Aku hanya ingin tau alasan mereka melakukan hal tersebut terhadapku

Seburuk itu kah aku Tuhan…….

Aku tau semua itu kesalahan diriku,mungkin kesalahan ku terlalu besar kepada mereka Tuhan, tapi mengapa,mengapa mereka tidak memberi aku kesampatan untuk memperbaikinya…

Tanpa aku ketahui apa kesalahanku, mereka telah menghianati aku…..

Mampukah aku Tuhan,,,mampukah aku menyayangi orang lain seperti aku dulu menyayangi mereka….

Cint4

•Oktober 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kelmarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat dan bertanya kepada manusia yang lalu-lalang di situ tentang misteri dan kesucian cinta.
Seorang lelaki setengah baya menghampiri, tubuhnya rapuh wajahnya gelap. Sambil mengeluh dia berkata, “Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah, aku mewarisinya dari Manusia Pertama.”

Seorang pemuda dengan tubuh kuat dan besar menghampiri. Dengan suara bagai menyanyi dia berkata, “Cinta adalah sebuah ketetapan hati yang ditumbuhkan dariku, yang rnenghubungkan masa sekarang dengan generasi masa lalu dan generasi yang akan datang.’

Seorang wanita dengan wajah melankolis menghampiri dan sambil mendesah, dia berkata, ‘Cinta adalah racun pembunuh, ular hitam berbisa yang menderita di neraka, terbang melayang dan berputar-putar menembusi langit sampai ia jatuh tertutup embun, ia hanya akan diminum oleh roh-roh yang haus. Kemudian mereka akan mabuk untuk beberapa saat, diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya.’

Seorang gadis dengan pipi kemerahan menghampiri dan dengan tersenyum dia berkata, “Cinta itu laksana air pancuran yang digunakan roh pengantin sebagai siraman ke dalam roh orang-orang yg kuat,? membuat mereka bangkit dalam doa di antara bintang-bintang di malam hari dan senandung pujian? di depan matahari di siang hari.’

Setelah itu seorang lelaki menghampiri. Bajunya hitam, janggutnya panjang dengan dahi berkerut, dia berkata, “Cinta adalah ketidakpedulian yang buta. la bermula dari hujung masa muda dan berakhir pada pangkal masa muda.’

Seorang lelaki tampan dengan wajah bersinar dan dengan bahagia berkata, ‘Cinta adalah pengetahuan syurgawi yang menyalakan mata kita. Ia menunjukkan segala sesuatu kepada kita seperti para dewa melihatnya.’

Seorang bermata buta menghampiri, sambil mengetuk-ngetukkan tongkatnya ke tanah dan dia kemudian berkata sambil menangis, ‘Cinta adalah kabus tebal yang menyelubungi gambaran sesuatu darinya atau yang membuatnya hanya melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang, tuli terhadap suara-suara dari tangisnya sendiri yang bergema di lembah-lembah.’

Seorang pemuda, dengan membawa sebuah gitar menghampiri dan menyanyi, ‘Cinta adalah cahaya ghaib yang bersinar dari kedalaman kehidupan yang peka dan mencerahkan segala yang ada di sekitarnya. Engkau bisa melihat dunia bagai sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau. Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesedaran dan kesedaran.’

Seorang lelaki dengan badan bongkok dan kakinya bengkok bagai potongan-potongan kain menghampiri. Dengan suara bergetar, dia berkata, “Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam, kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian.?

Seorang anak kecil berumur lima tahun menghampiri dan sambil tertawa dia berkata, “Cinta adalah ayahku, cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang mengerti tentang cinta.”

Waktu terus berjalan. Manusia terus-menerus melewati rumah ibadat. Masing-masing mempunyai pandangannya tersendiri tentang cinta. Semua menyatakan harapan-harapannya dan mengungkapkan misteri-misteri kehidupannya.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.